SIMPLISIA



SIMPLISIA

1.    PENGERTIAN SIMPLISIA

Simplisia merupakan istilah yang dipakai untuk menyebut bahan-bahan obat alam yang berada dalam wujud aslinya atau belum mengalami perubahan bentuk. Pengertian simplisia menurut Departemen Kesehatan RI adalah bahan alami yang digunakan untuk obat dan belum mengalami perubahan proses apa pun, dan kecuali dinyatakan lain umumnya berupa bahan yang telah dikeringkan.
Simplisia dibagi menjadi tiga golongan, yaitu :
  1. Simplisia Nabati
Simplisia nabati adalah simplisia yang dapat berupa tanaman utuh, bagian tanaman, eksudat tanaman, atau gabungan antara ketiganya, misalnya Datura Folium dan Piperis nigri Fructus. Eksudat tanaman adalah isi sel yang secara spontan keluar dari tanaman atau dengan cara tertentu sengaja dikeluarkan dari selnya. Eksudat tanaman dapat berupa zat-zat atau bahan-bahan nabati lainnya yang dengan cara tertentu dipisahkan/diisolasi dari tanamannya.

       2.  Simplisia Hewani

            Simplisia hewani adalah simplisia yang dapat berupa hewan utuh atau zat-zat berguna yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa bahan kimia murni, misalnya minyak ikan (Oleum iecoris asselli) dan madu (Mel depuratum).

       3. Simplisia Pelikan atau Mineral

            Simplisia pelikan atau mineral adalah simplisia berupa bahan pelikan atau mineral yang belum diolah atau telah diolah dengan cara sederhana dan belum berupa bahan kimia murni, contoh serbuk seng dan serbuk tembaga.

Selain ketiga jenis simplisia diatas juga terdapat hal lain, yaitu benda organic asing yang disingkat benda asing, adalah satu atau keseluruhan dari apa-apa yang disebut dibawah ini :
A.    Fragmen, merupakan bagian tanaman asal simplisia selain bagian tanaman yang disebut dalam paparan makroskopik, atau bagian sedemikian nilai batasnya disebut monografi.

B.    Hewan hewan asing, merupakan zat yang dikeluarkan oleh hewan, kotoran hewan, batu        tanah atau pengotor lainnya.

Kecuali yang dinyatakan lain, yang dimaksudkan dengan benda asing pada simplisia nabati adalah benda asing yang berasal dari tanaman. Simplisia nabati harus bebas serangga, fragme hewan, atau kotoran hewan  tidak boleh menyimpang bau dan warnanya, tidak boleh mengandung lendir, atau cendawan, atau menunjukkan adanya zat pengotor lainnya; pada perhitungan penetapan kadar abu yang tidak larut dalam asam, kadar abu yang larut dalam air , sari yang larut dalam air, atau sari yang larut dalam etanol didasarkan pada simplisia yang belum ditetapkan susut pengeringannya.

Sedangkan susut pengering sendiri adalah banyaknya bagian zat yang mudah menguap termasuk air, tetapkan dengan cara pengeringan, kecuali dinyatakan lain, dilakukan pada suhu 150o hingga bobot tetap.

Agar simplisia yang kita butuhkan bermutu baik, maka dilakukan pemeriksaan mutu simplisia yang bertujuan agar diperpoleh simplisia yang memenuhi persyaratan umum yang ditetapkan oleh Depkes RI dalam buku resmi seperti materi medika Indonesia, Farmakope Indonesia, dan ekstra Farmakope Indonesia.





2.    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MUTU SIMPLISIA
Faktor – faktor yang mempengaruhi mutu simplisia :
     1. Bahan baku dan penyimpanan bahan baku
     2. Proses pembuatan simplisia
     3. Cara pengepakan dan penyimpanan simplisia

1. Bahan baku dan penyimpanan bahan baku
Sebagai sumber simplisia, tanaman obat dapat berupa tumbuhan liar atau berupa tumbuhan budidaya. Tumbuhan liar adalah tumbuhan yang tumbuh dengan sendirinya di hutan atau di tempat lain, atau tanaman yang sengaja ditanam dengan tujuan lain, misalnya sebagai tanaman hias, tanaman pagar, tetapi bukan dengan tujuan untuk memproduksi simplisia. Tanaman budidaya adalah tanaman tanaman yang sengaja ditanam untuk tujuan
produksi simplisia.

2. Proses pembuatan simplisia

a. Simplisia dibuat dengan cara pengeringan
Pembuatan simplisia dengan cara ini pengeringannya dilakukan dengan cepat, tetapi pada suhu yang tidak terlalu tinggi. Pengeringan dengan waktu lama akan mengakibatkan simplisia yang diperoleh ditumbuhi kapang. Pengeringan yang dilakukan pada suhu terlalu tinggi akan mengakibatkan perubahan kimia pada kandungan senyawa aktifnya. Untuk mencegah hal tersebut, bahan simplisia yang memerlukan perajangan perlu diatur perajangannya sehingga diperoleh tebal irisan yang pada pengeringannya tidak mengalami kerusakan.

b. Simplisia dibuat dengan proses fermentasi
Proses fermentasi dilakukan dengan saksama agar proses tersebut tidak berkelanjutan kearah yang tidak diinginkan.


c. Simplisia dibuat dengan proses khusus
Pembuatan simplisia dengan cara penyulingan, pengentalan eksudat nabati, pengeringan sari air dan proses khusus lainnya dilakukan dengan berpegang pada prinsip bahwa simplisia yang dihasilkan harus memiliki mutu sesuai dengan persyaratan.

d. Simplisia pada proses pembuatan memerlukan air
Pati, talk, dan sebagainya pada proses pembuatannya memerlukan air. Air yang digunakan harus bebas dari pencemaran racun serangga, kuman patogen, logam berat, dan lain–
lain.


Tahap Pembuatan

a. Pengumpulan bahan baku
Kadar senyawa aktif dalam suatu simplisia berbeda–beda antara lain tergantung pada :
1) bagian tanaman yang digunakan..
2) Umur tanaman atau bagian tanaman pada saat panen.
3) Waktu panen.
4) Lingkungan tempat tumbuh.

Waktu panen sangat erat hubunganya dengan pembentukan senyawa aktif di dalam bagian tanaman yang akan dipanen. Waktu panen yang tepat pada saat bagian tanaman tersebut mengandung senyawa aktif dalam jumlah yang terbesar. Senyawa aktif tersebut secara maksimal di dalam bagian tanaman atau tanaman pada umur tertentu. Di samping waktu panen yang dikaitkan dengan umur, perlu diperhatikan pula saat panen dalam sehari. Dengan demikian untuk
menentukan waktu panen dalam sehari perlu dipertimbangkan stabilitas kimia dan fisik senyawa aktif dalam simplisia terhadap panas sinar matahari.



b. Sortasi Basah
Sortasi basah dilakukan untuk memisahkan kotoran – kotoran atau bahan – bahan asing lainya dari bahan simplisia. Misalnya pada simplisia yang dibuat dari akar suatu tanaman obat,
bahan – bahan seperti tanah, kerikil, rumput, batang, daun, akar yang telah rusak, serta pengotor lainya harus dibuang.

c. Pencucian
Pencucian dilakukan untuk menghilangkan tanah dan pengotoran lainya yang melekat pada bahan simplisia. Pencucian dilakukan dengan air bersih, misalnya air dari mata air, air dari sumur atau air PAM.

d. Perajangan
Beberapa jenis bahan simplisia perlu mengalami proses perajangan. Perajangan bahan simplisia dilakukan untuk mempermudah proses pengeringan, pengepakan dan penggilingan.
Tanaman yang baru diambil jangan langsung dirajang tetapi dijemur dengan keadaan utuh selama 1 hari. Perajangan dapat dilakukan dengan pisau, dengan alat mesin perajang khusus sehingga diperoleh irisan tipis atau potongan dengan ukuran yang dikehendaki.


e. Pengeringan
Tujuan pengeringan ialah untuk mendapatkan simplisia yang tidak mudah rusak, sehingga dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama. Dengan mengurang kadar air dan menghentikan reaksi enzimatik akan dicegah penurunan mutu atau perusakan simplisia.

f. Sortasi kering
Sortasi setelah engeringan sebenarnya merupakan tahap akhir pembuatan simplisia. Tujuan sortasi untuk memisahkan benda – benda asing seperti bagian – bagian tanaman yang tidak diinginkan dan pengotr – pengotor lain yang masih ada dan tertinggal pada simplisia kering.



g. Pemeriksaan mutu
Pemeriksaan mutu simplisia dilakukan pada waktu penerimaan atau pembelian dari pengumpul atau pedagang simplisia. Simplisia yang diterima harus berupa simplisia murni dan memenuhi persyaratan umum untuk simplisia seperti yang disebutkan dalam Buku Farmakope Indonesia, Ekstra Farmakope Indonesia ataupun Materia Medika Indonesia Edisi terakhir.

3.cara pengepakan dan penyimpanan simlisia
Pengepakan dan penyimpanan
Pada penyimpaan simplisia perlu diperhatikan beberapa hal yang dapat mengakibatkan kerusakan simplisia, yaitu cara pengepakan, pembungkusan dan pewadahan, persyaratan gudang
simplisia, cara sortasi dan pemeriksaan mutu, serta cara pengawetanya. Penyebab kerusakan pada simplisia yang utama adalah air dan kelembaban.
Cara pengemasan simplisia tergantung pada jenis simplisia dan tujuan penggunaan pengemasaan. Bahan dan bentuk pengemasan harus sesuai, dapat melindungi dari kemungkinan kerusakan simplisia, dan dengan memperhatikan segi pemanfaatan ruang untuk keperluan pengangkutan maupun penyimpananya.






3.    PENGAMBILAN SIMPLISIA
Cara pengambilan bagian tanaman untuk pembuatan simplisia dapat dilihat pada table berikut :


No
Bagian Tumbuhan
Cara Pengambilan
1.





2.


3.


4.


5.


6.


7.



8.


9.

10.



11.


12.
kulit batang





Batang


Kayu


Daun


Bunga


Pucuk


Akar



Rimpang


Buah

Biji



Kulit Buah


Bulbus
Dari batang utama dan cabang, dikelupas dengan ukuran panjang dan lebar tertentu; untuk kulit batang mengandung minyak atsiri atau golongan senyawa fenol digunakan alat pengelupas bukan logam.

Dari cabang, dipotong – potong dengan panjang tertentu dan dengan diameter cabang tertentu.

Dari batang atau cabang, dipotong kecil atau diserut
(disugu) setelah dikelupas kulitnya.

Tua atau muda (daerah pucuk), dipetik dengan tangan satu persatu.

Kuncup atau bunga mekar atau mahkota bunga, atau daun bunga, dipetik dengan tangan.

Pucuk berbunga; dipetik dengan tangan (mengandung daun muda dan bunga).

Dari bawah permukaan tanah, dipotong – potong dengan ukuran tertentu.


Dicabut, dibersihkan dari akar; dipotong melintang dengan ketebalan tertentu.

Masak, hampir masak; dipetik dengan tangan.

Buah dipetik; dikupas kulit buahnya dengan mengupas menggunakan tangan, pisau, atau menggilas, biji dikupas dan dicuci.

Seperti biji, kulit buah dikumpulkan dan dicuci.
Tanaman dicabut,

 bulbus dipisah dari daun dan akar dengan
memotongnya, dicuci.









4.    SIMPLISIA YANG BERMANFAAT DI INDUSTRI FARMASI

1.      Tinjauan Umum Simplisia
Obat tradisional bukan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Sebelum obat-obat kimia berkembang secara modern, nenek moyang kita umumnya menggunakan obat-obatan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan untuk mengatasi problem kesehatannya.
Dari tumbuhan obat tersebut dapat dibuat berbagai produk yang sangat bermanfaat dalam menunjang industri obat tradisional, farmasi, makanan dan minuman. Ragam bentuk hasil olahannya, antara lain berupa simplisia.
Simplisia adalah bahan baku alamiah yang digunakan untuk membuat ramuan obat tradisional yang belum mengalami pengolahan pengeringan. Proses pembuatan simplisia pada prinsipnya meliputi tahap- tahap pencucian, pengecilan ukuran dan pengeringan.
2.       Macam-Macam Teknik Pembuatan Simplisia dan Sediaan Obat
(Ekstraksi, Maserasi, dan Perkolasi)

Ekstraksi Tumbuhan Obat
Ekstraksi adalah suatu proses pemisahan dari bahan padat maupun cair dengan bantuan pelarut. Pelarut yang digunakan harus dapat mengekstrak substansi yang diinginkan tanpa melarutkan material lainnya. Ekstraksi merupakan proses pemisahan suatu bahan dari campurannya, ekstraksi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Ekstraksi menggunakan pelarut didasarkan pada kelarutan komponen terhadap komponen lain dalam campuran (Suyitno, 1989).


Contoh simplisia yang bermanfaat di industry farmasi :
          Nama Indonesia                                                          Nama latinnya                                  
Ø  Daun seriawan                                                        Symplocos orratissima
Ø  Kayu bidara laut                                                     Strychnos ligustrina
Ø  Daun kejibeling                                                      Strobilanthes crispus
Ø  Daun inggu                                                             Ruta anggustifolia
Ø  Akar kelembak                                                       Rheum officinarum
Ø  Kulit buah delima                                                   punika granatum
Ø  Daun jambu biji                                                      Psidium guajava
Ø  Buah lada                                                               Piper nigrum
Ø  Buah kemukus                                                        Piper cubeba
Ø  Daun sirih segar                                                      Piper betle
Ø  Daun meniran                                                         Phyllantus nururi
Ø  Daun kumis kucing                                                 Orthosiphon stamineus
Ø  Kulit batang widuri                                                Calotropis gigantea
Ø  Kulit batabg pulosari                                              Alyxis stellata
Ø  Daun pegagan                                                         Centella asiatica
Ø  Kulit buah jeruk nipis                                             Citrus surantium subspec
Ø  Kulit buah jeruk manis                                           Citrus sinensis
Ø  Buah ketumbar                                                       Coriandrum sativum
Ø  Akar tinggal kunyit                                                Curcuma domestica
Ø  Akar tinggal temulawak                                         Curcuma xanthorrhiza
Ø  Daging buah asam jawa                                          Tamarindus indica
Ø  Tangkai putik jagung                                              Zea mays
Ø  Akar tinggal jahe                                                    Zingiber offinicale
Ø  Kulit batang bratawali                                            Tinospora tuberculata
Ø  Daun saga                                                               Abrus precatorius
Ø  Biji pala                                                                  Myristice fragrans
Ø  Akar tinggal laos                                                    Alpinia galangga

KESIMPULAN
Simplisia merupakan istilah yang dipakai untuk menyebut bahan-bahan obat alam yang berada dalam wujud aslinya atau belum mengalami perubahan bentuk.
Simplisia dibagi menjadi tiga golongan, yaitu :
  1. Simplisia Nabati : Simplisia nabati adalah simplisia yang dapat berupa tanaman utuh, bagian tanaman, eksudat tanaman, atau gabungan antara ketiganya.
2.      Simplisia Hewani : Simplisia hewani adalah simplisia yang dapat berupa hewan utuh atau zat-zat berguna yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa bahan kimia murni, misalnya minyak ikan (Oleum iecoris asselli) dan madu (Mel depuratum).
3.      Simplisia Pelikan atau Mineral : Simplisia pelikan atau mineral adalah simplisia berupa       bahan pelikan atau mineral yang belum diolah atau telah diolah dengan cara sederhana dan belum berupa bahan kimia murni.

Faktor – faktor yang mempengaruhi mutu simplisia :
     1. Bahan baku dan penyimpanan bahan baku
     2. Proses pembuatan simplisia
     3. Cara pengepakan dan penyimpanan simplisia

Simplisia yang bermanfaat di industri farmasi adalah dalam bidang obat-obatan:
Obat tradisional bukan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Sebelum obat-obat kimia berkembang secara modern, nenek moyang kita umumnya menggunakan obat-obatan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan untuk mengatasi problem kesehatannya.Dari tumbuhan obat tersebut dapat dibuat berbagai produk yang sangat bermanfaat dalam menunjang industri obat tradisional, farmasi, makanan dan minuman. Ragam bentuk hasil olahannya, antara lain berupa simplisia.

Materi Pijat Akupresure

Titik penting pada Meridian Paru-paru/Lung (Lu)
Titik Mu : Lu 1 (Cung Fu)
Titik Shu : Bl 13 (Fei Su)
Titik Alarm : Lu 1 (Cung Fu)
Indikasi Umum Meridian Paru-paru :
 Mengatasi gangguan pernafasan.
 Mengatasi gangguan kulit.
 Mengatasi gangguan cairan.
Kelainan pada Meridian Paru-paru akan menyebabkan :
 Dada terasa penuh dan sesak, sesak nafas, batuk-batuk.
 Gangguan keringat.
 Nyeri pada daerah bahu, lengan atas dan nyeri sepanjang meridian.
Lu 1
Zhongfu
(Cungfu)
Lokasi :
Dari puting susu ke samping luar 3 jari, lalu naik 6 jari ke atas, di ujung rusuk kedua. (Titik Mu, pertemuan meridian Paru-paru dan Limpa)
Indikasi :
Batuk, sesak nafas, nyeri dada dan nyeri punggung
Lu 5
Chize
(Cece)
Lokasi :
Pada lipat siku sebelah dalam, antara batas hitam putih
Indikasi :
Batuk, batuk darah, nyeri daerah siku, dada terasa penuh
Lu 6
Kongzui
(Gongsui)
Lokasi :
Pada sisi radial lengan, 7 cun di atas pergelangan tangan
Indikasi :
Batuk, batuk darah, kaku dan nyeri daerah lengan, nyeri tenggorokan
Lu 7
Lieque
(Licek)
Lokasi :
Pada sisi radial lengan, 2 jari di atas garis pergelangan tangan (Titik Luo)
Indikasi :
Nyeri kepala, sesak nafas, batuk, nyeri tenggorokan, nyeri dan kaku daerah lengan.
Lu 9
Taiyuan (Tai Yen)
Lokasi :
Tepat di pergelangan tangan bagian dalam segaris ibu jari (Titik Yen, titik dominan pembuluh darah)
Indikasi :
Sesak nafas, batuk darah, mata berselaput, tenggorokan kering bengkak, dada sakit, sakit lengan bagian dalam, sakit jantung
Lu 10
Yuji
(Yusi)
Lokasi :
Pertengahan ruas pangkal tulang ibu jari tangan antara garis hitam putih
Indikasi :
Bronkitis, batuk, sakit dada dan punggung, kejang, demam disertai sakit kepala.
Lu 11
Shaoshang (Sao Sang)
Lokasi :
Pada sudut kuku ibu jari tangan sebelah luar (Titik Jauh Tangan, untuk letak penyakit di tenggorokan)
Indikasi :
Pembengkakkan tenggorokan, amandel, mimisan, asma, kejang jari tangan, ayan, demam

Titik penting pada Meridian Usus Besar/Large Intestine (Li)
Titik Mu : St 27 (Ta Ci)
Titik Shu : Bl 25 (Ta Cang Su)
Titik Alarm : St 25 (Tien Ci)
Indikasi Umum Meridian Usus Besar :
 Mengatasi gangguan percernaan
 Mengatasi gangguan kulit
 Mengatasi gangguan sakit kepala
Kelainan pada Meridian Usus besar akan menyebabkan :
 Sakit gigi, mulut kering, hidung tersumbat, mimisan.
 Penyakit tenggorokan, penyakit kulit.
 Nyeri pada daerah pundak, tangan dan daerah sepanjang meridian.
Li 4
Hegu
(Heku)
Lokasi :
Di punggung tangan pada tempat paling tinggi jika ibu jari dan telunjuk dirapatkan (Titik Yen)
Indikasi :
Sakit kepala depan dan samping, sakit gigi, amandel, pilek hidung tersumbat, diare, susah buang air besar.
Li 6
Pienli
Lokasi :
4 jari di atas pergelangan tangan sisi radial (Titik Luo)
Indikasi :
Mimisen, telinga bergenging, nyeri daerah lengan bawah
Li 11
Quchi
(Cice)
Lokasi :
Di ujung lipat siku bagian luar
Indikasi :
Demam, nyeri dan bengkak pada lengan, lengan tak bertenaga, lumpuh pada kedua tangan, biduren
Li 15
Jienyi
(Jienji)
Lokasi :
Pada lekuk persendian bahu dan lengan atas kalau lengan diangkat (Titik Pertemuan meridian Usus Besar dan meridian Yang Qia)
Indikasi :
Nyeri sendi bahu, lengan sulit diangkat, lengan terasa lemah
Li 20
Yinxiang
(Yinsiang)
Lokasi :
Pada sudut cuping hidung sebelah luar (Titik pertemuan meridian Usus Besar dan Meridian Lambung)
Indikasi :
Gangguan hidung, mulut miring, muka bengkak disertai gatal gatal, sakit gigi rahang atas.

Titik penting pada Meridian Lambung/Stomach (St)
Titik Mu : CV 12
Titik Shu : Bl 15
Titik Alarm : CV 12
Indikasi Umum Meridian Lambung :
 Mengatasi gangguan percernaan
 Mengatasi gangguan otot
 Mengatasi gangguan muka dan kepala
 Mengatasi gangguan mulut
Kelainan pada Meridian Lambung akan menyebabkan :
 Gangguan pada lambung, epigastrik, tidak nafsu makan
 Sakit leher, mimisan, gangguan mental, lumpuh, kejang, gangguan mental
 Pusing, lumpuh muka
 Sariawan, nafas berbau.
St 4
Dicang
(Ti Cang)
Lokasi :
Pada sudut bibir (Titik pertemuan Meridian Lambung, Usus Besar dan Meridian istimewa Yang Qiao)
Indikasi :
Kelumpuhan muka, mulut mencong dan mata miring, hilang suara, pembengkakan pada pipi, sakit gigi, leher kaku, mulut mengancing
St 6
Jiache
(Jiase)
Lokasi :
Di lekukan tulang rahang bawah, sejajar dengan sudut mulut
Indikasi :
Kelumpuhan daerah muka, mulut mencong dan mata miring, hilang suara, pembengkakan pada pipi, sakit gigi, leher kaku, dan mulut mengancing
St 8
Touwei
(To Wei)
Lokasi :
Pada sudut dahi 1 jempol jari pinggir garis rambut dahi
Indikasi :
Nyeri dahi, migren, sakit mata, keluar air mata
St 25
Tianshu
(Tiensu)
Lokasi :
Dari pusar ke samping kiri kanan 3 jari (Titik Mu depan Usus Besar)
Indikasi :
Gangguan pencernaan, sakit di sekitar pusar, diare, susah buang air besar, usus berbunyi, perut kembung.
St 35
Dubi
(Tupi)
Lokasi :
Pada lekukan di bawah tempurung lutut sebelah luar
Indikasi :
Gangguan pada anggota gerak bawah, nyeri lutut
St 36
Zusanli
(Cusanli)
Lokasi :
4 jari di bawah titik St 35 (Titik Jauh Kaki, untuk letak penyakit di perut bagian atas)
Indikasi :
Gangguan pencernaan karena dingin, perut kembung, rasa sering lapar karena lambung panas, nyeri lambung, susah berak, kelumpuhan muka, kelumpuhan anggota gerak bawah, ayan, sakit tenggorokan, lutut dan kaki nyeri, meningkatkan daya tahan tubuh.
St 40
Fenglong
(Funglung)
Lokasi :
Pada titik tengah antara lipat lutut luar dan mata kaki luar, dua jari di luar tulang betis (Titik LuoLambung yang bercabang ke Limpa)
Indikasi :
Mengeluarkan dahak, kelumpuhan di kaki
St 44
Neting
(Neiking)
Lokasi :
Pada lekukan di bawah pertemuan tulang jari kaki ke dua dan ke tiga, di punggung kaki
Indikasi :
Sakit gigi, mimisan, perut kembung, disentri, nyeri dan bengkak pada punggung kaki, kelumpuhan pada muka.
Titik penting pada Meridian Limpa/Spleen (Sp)
Titik Mu : Lv 13
Titik Shu : Bl 15
Titik Alarm : Lv 13
Indikasi Umum Meridian Limpa :
 Mengatasi gangguan kewanitaan
 Mengatasi gangguan cairan
 Mengatasi gangguan pendarahan
 Mengatasi gangguan otot
 Mengatasi gangguan mental
Kelainan pada Meridian Limpa akan menyebabkan :
 Haid berlebihan, terasa sakit bahkan kadang amenorhea
 Perut kembung, muntah, diare, oedema kadang sampai sepanjang meridian
 Badan terasa berat, sakit kepala berat
Sp 1
Yinbai
(Yin Pai)
Lokasi :
Sudut kuku ibu jari kaki sebelah dalam
Indikasi :
Perut kembung, tak nafsu makan, muntah-muntah, diare, haid berlebih, kaki tangan dingin, kejang pada anak, penyakit jiwa, memperbaiki bayi sungsang dalam kandungan (dimoksa)
Sp 2
Dadu
(Ta Tu)
Lokasi :
Pada lekukan di depan persendian ibu jari kaki
Indikasi :
Perut kembung, tak nafsu makan, muntah-muntah, nyeri ulu hati, sakit pinggang, susah berak, mata kaki bengkak dan sakit, badan terasa berat, tulang-tulang terasa sakit, panas tak keluar keringat, radang usus yang kronis.
Sp 3
Taibai
(Tai Pai)
Lokasi :
Di tengah-tengah ruas ke tiga ibu jari kaki (Titik Yen)
Indikasi :
Sakit perut melilit, bengkak ibu jari, mual muntah dan sembelit
Sp 4
Gongsun
(Kungsun)
Lokasi :
Pada sebuah lekukan antara garis hitam putih pada pangkal tulang ke tiga ibu jari kaki (Titik Luo)
Indikasi :
Perut kembung, nyeri perut, nyeri dan kaku
Sp 6
Sanyinjiao
(Sanyinciao)
Lokasi :
4 jari di atas mata kaki bagian dalam (Titik Persimpangan Tiga Yin: hati, ginjal dan limpa)
Indikasi :
Gangguan pencernaan, nyeri lambung, nyeri haid, kesulitan melahirkan, pendarahan terus, beser mani, nyeri pada penis, ngompol, nyeri tungkai bawah.
Sp 8
Lokasi :
4 jari di bawah lipat lutut sisi dalam
Diji (Tici)
Indikasi :
Nyeri haid, haid tidak teratur, odema pada kaki, nyeri perut
Sp 10
Qihai
(Siehai)
Lokasi :
Dari lutut naik 3 jari, ke arah dalam 3 jari (Titik penambah darah)
Indikasi :
Haid tak teratur, lemah syahwat
Titik penting pada Meridian Jantung/Heart (Ht)
Titik Mu : CV 14
Titik Shu : Bl 15
Titik Alarm : CV 13
Indikasi Umum Meridian Jantung :
 Mengatasi gangguan mental dan emosional
 Mengatasi gangguan saraf
 Mengatasi gangguan pembuluh darah
 Mengatasi gangguan peredaran darah
Kelainan pada Meridian Jantung akan menyebabkan :
 Kesulitan bicara, gelisah, dada terasa penuh
 Rasa dingin merambat ke lengan
 Telapak tangan terasa panas dan nyeri
Ht 3
Shaohai
(Sauhai)
Lokasi :
Di ujung lipatan siku, pada lengan bagian dalam
Indikasi :
Nyeri dan tremor daerah daerah siku, baal pada lengan bagian dalam
Ht 4
Lingdao (Ling Dao)
Lokasi :
Dari pergelangan tangan bagian dalam antara jari kelingking dan jari manis naik 2 jari
Indikasi :
Kram jantung, tiba-tiba bisu, suara hilang, lengan sakit, stuip pada anak, anak panas dalam, tungkai bawah bergerak tak berhenti karena angin.
Ht 5
Tongli
(Tungli)
Lokasi :
1 jari di atas pergelangan tangan dalam, segaris dengan jari kelingking (Titik Luo)
Indikasi :
Jantung berdebar, lemah syahwat, gila, gangguan kejiwaan, daya ingat menurun, suara tiba-tiba hilang, lidah kaku, pergelangan tangan sakit.
Ht 7
Shenmen
(Senmen)
Lokasi :
Tepat pada lekukan pergelangan tangan lurus dengan jari kelingking (Titik Yen)
Indikasi :
Jantung berdebar, tak bisa tidur karena kesal, nyeri daerah tulang iga.
Ht 9
Shaochong
(Saocung)
Lokasi :
Pada sudut kuku jari kelingking
Indikasi :
Gangguan mental, gila, pinsang, emosional, berdebar-debar, terlalu sering marah-marah
Titik penting pada Meridian Usus Kecil/Small Intestine (Si)
Titik Mu : CV4
Titik Shu : BL27
Titik Alarm : CV13
Indikasi Umum Meridian Usus Kecil :
 Mengatasi gangguan mata
 Mengatasi gangguan leher dan telinga
 Mengatasi gangguan bahu dan belikat
Kelainan pada Meridian Usus Kecil akan menyebabkan :
 Penglihatan kabur, mata minus dan gangguan mata lainnya
 Nyeri kuduk, nyeri dagu, nyeri kepala tidak dapat menoleh ke belakang (torticolis)
 Tenggorokan nyeri, bengkak tonsil (amandel)
 Pundak dan bahu seperti patah, nyeri sepanjang aliran meredianya
Si 1
Shaoze
(Sao Ce)
Lokasi :
Pada sudut kuku jari kelingking sebelah luar
Indikasi :
Panas tanpa keringat, pingsan, ASI kurang, kornea mata keruh, nyeri dan bengkak tenggorokan, nyeri syaraf kepala, nyeri lengan atas.
Si 3
Houxi
(Heusi)
Lokasi :
Tangan dikepalkan, pada ujung lipat pangkal jari kelingking (Titik Su)
Indikasi :
Sakit kepala, leher kaku, telinga berdenging, gangguan kencing, mimisan.
Si 7
Zhizheng
(Ceceng)
Lokasi :
5 cun di atas pergelangan tangan sisi ulner (Titik Luo yang bercabang ke ginjal)
Indikasi :
Nyeri belikat dan bahu, radang selaput sendi bahu, lengan tak bisa diangkat, istimewa utk penyakit panas yang hebat.
Si 11
Tianzhong
(Tiencung)
Lokasi :
Di bagian tengah tulang belikat
Indikasi :
Nyeri daerah belikat, nyeri bahu, nyeri dan tegang sisi luar lengan dan siku
Si 14
Jianwaishu (Cien Wai Su)
Lokasi :
Dari tulang punggung ke tiga, ke samping 4 jari
Indikasi :
Nyeri bahu dan punggung, leher kaku, kejang otot daerah belikat
Si 18
Quanliao (Cuen Liao)
Lokasi :
Di bawah tulang pipi tepat pada lekukan
Indikasi :
Sakit rahang, lumpuh muka, kesulitan mengunyah, kejang syaraf muka, sakit gigi.
Si 19
Tinggong
(Tingkung)
Lokasi :
Pada lekukan di depan anak telinga
Indikasi :
Gangguan pendengaran, telinga berbunyi, tuli, telinga berdengung.
Titik penting pada Meridian Kandung Kemih/Bladder (Bl)
Titik Mu : CV 3 (Cung Ci)
Titik Shu : Bl 28 (Pang Kuang Su)
Titik Alarm : CV 3 (Cung Ci)
Indikasi Umum Meridian Kandung Kemih :
 Mengatasi gangguan cairan
 Mengatasi gangguan mata
 Mengatasi gangguan kepala dan leher
 Mengatasi gangguan tulang punggung, pinggang dan panggul
 Mengatasi gangguan kaki
Kelainan pada Meridian Kandung kemih akan menyebabkan :
 Oedema, nyeri kepala, demam, hidung tersumbat
 Mata nyeri, banyak mengeluarkan air mata
 Kuduk kaku, pinggang dan tulang punggung nyeri
 Nyeri pada anggota gerak bagian bawah
Bl 2
Cuanzhu
(Can Cu)
Lokasi :
Pangkal alis mata sebelah dalam kanan kiri
Indikasi :
Sering mengeluarkan air mata, penglihatan menurun, buta warna, mata terasa berat karena angin.
Bl 11
Dazhu
(Ta Su)
Lokasi :
Antara tulang punggung pertama dan kedua ke samping kiri kanan 2 jari (Titik dominan tulang, Titik pertemuan meridian Kandung Kemih, Usus Kecil dan Kandung Empedu)
Indikasi :
Batuk, panas, sakit kepala, influensa, bronkitis, nyeri otot pundak, leher kaku /nyeri, radang sendi lutut, kedua kaki lumpuh.
Bl 12
Fengmen
(Feng men)
Lokasi :
Antara tulang punggung kedua dan ketiga ke samping kiri kanan 2 jari (Titik Dominan Angin)
Indikasi :
Batuk, nyeri rematik, flu, panas, radang paru-paru dan tenggorokan.
Bl 13
Feishu
(Feisu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung ke 3 dan 4 (Titik Su belakang Paru-paru)
Indikasi :
Batuk, batuk darah, TBC, radang paru-paru, radang selaput dada, bronkitis/radang tenggorokan, asma.
Bl 14
Jueyinshu
(Cie Yin Su)
Lokasi :
Antara tulang punggung ke 4 dan 5 ke samping kiri kanan 2 jari (Titik Su belakang Selaput Jantung)
Indikasi :
Batuk, dada berdebar, nyeri dada, berkeringat malam hari
Bl 15
Xinshu
(Sinsu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung ke 5 dan 6 (Titik Su belakang Jantung)
Indikasi :
Mudah lupa, penyakit jiwa, bocor mani, gerak jantung cepat, banyak keringat di malam hari, pengeluaran keringat pada telapak tangan dan kaki, Chi jantung kurang pada anak-anak sehingga terlambat bicara.
Bl 17
Geshu
(Kesu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung ke 7 dan 8 (Titik dominan darah yang menguasai jaringan)
Indikasi :
Segala macam pendarahan, sulit tidur dan malas, penyakit lambung, pendarahan pada lambung dan usus, kejang saluran makanan, banyak keringat di malam hari, panas tanpa keringat, cegukan.
Bl 18
Ganshu
(Kansu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara tulang punggung 8 dan 9 (Titik Su belakang Hati, Istimewa untuk kanker hati)
Indikasi :
Nyeri di dada, sakit jiwa, ayan, mata merah, mata kabur, rabun ayam, gangguan fungsi hati.
Bl 19
Danshu
(Tansu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara tulang punggung ke 10 dan 11 (Titik Su belakang Kandung Empedu)
Indikasi :
Nyeri daerah ulu hati, Titik moksa untuk TBC Paru-paru.
Bl 20
Pishu
(Pisu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung ke 11 dan 12 (Titik Su belakang Limpa)
Indikasi :
Fungsi limpa dan lambung terganggu, perut kembung, diare.
Bl 21
Weishu
(Weisu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung 12 dan tulang pinggang ke satu (Titik Su belakang Lambung)
Indikasi :
Gangguan pencernaan, tidak nafsu makan, nyeri lambung, nyeri punggung
Bl 22
Sanjiaoshu
(Sanciaosu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas pinggang ke 1 dan 2 (Titik Su belakang Tri Pemanas)
Indikasi :
Diare, usus bunyi, radang Usus kronis perut kembung, gangguan pencernaan, oedema karena radang Ginjal kronis, ngompol malam hari pada anak-anak.
Bl 23
Senshu
(Sensu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang pinggang ke 2 dan 3 (Titik Su belakang Ginjal)
Indikasi :
Lemah syahwat, nyeri pinggang, emisi nocturnal, gangguan menstruasi
Bl 25
Dacangshu
(Tacangsu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang pinggang ke 4 dan 5 (Titik Su belakang Usus Besar)
Indikasi :
Nyeri pinggang, diare, susah buang air besar.
Bl 27
Xiaocangshu
(Siaocangsu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang ekor ke 1 dan 2 (Titik Su belakang Usus kecil)
Indikasi :
Gangguan sistem saluran kencing, diare, sulit BAB, pinggang pegal, hernia, nyeri saraf pada pinggul.
Bl 28
Pangguangshu
(Pangkuangsu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas bawah tulang ekor ke 2 dan 3 (Titik Su belakang Kandung Kemih)
Indikasi :
Gangguan sistem saluran kencing, diare, sulit BAB, pinggang pegal.
Bl 40
Weichong
(Weicong)
Lokasi :
Pertengahan lipat lutut
Indikasi :
Nyeri dan kaku/tegang otot paha, nyeri pinggang dan kelumpuhan kaki.
Bl 57
Censhan
(Censan)
Lokasi :
Di tengah-tengah perut betis (Titik Luo)
Indikasi :
Nyeri pinggang, wasir, kelumpuhan anggota gerak bawah
Bl 58
Feiyang
Lokasi :
1 cun di bawah dan 1 cun samping luar dari titik Bl 57
Indikasi :
Nyeri pinggang, nyeri dan kaku sepanjang tungkai, mengeluarkan riak
Bl 60
Kunlun
Lokasi :
Di lekukan belakang mata kaki luar
Indikasi :
Nyeri dan kaku kuduk, nyeri pergelangan kaki, kesemutan pada tungkai.
Bl 64
Jinggu
(Cungku)
Lokasi :
Di metatarsal 5 searah jari kelingking kaki (Titik Yen)
Indikasi :
Gangguan sistem saluran kencing
Titik penting pada Meridian Ginjal/Kidney (Ki)
Titik Mu : GB 25 (Su Liao)
Titik Shu : Bl 23 (Shen Su)
Titik Alarm : GB 25 (Su Liao)
Indikasi Umum Meridian Ginjal :
 Mengatasi gangguan seksual
 Mengatasi gangguan keturunan
 Mengatasi gangguan kecerdasan
 Mengatasi gangguan tulang, pencernaan dan cairan
 Mengatasi gangguan paru-paru
Kelainan pada Meridian Ginjal akan menyebabkan :
 Penyakit kelamin pada wanita dan pria, frigiditas, beser mani, impotensi
 Gangguan haid
 Tulang belakang sampai dengan pantat terasa nyeri
Ki 1
Yongguan
(Yung Cuen)
Lokasi :
Di tengah telapak kaki 1/3 bagian depan
Indikasi :
Sakit kepala pingsan karena panas matahari, nyeri tenggorokan, dengan menggosok titik ini setiap pagi dan malam akan menurunkan tekanan darah tinggi, makin lama dipijat akan semakin baik dan sangat efektif.
Ki 3
Taixi
(Taisi)
Lokasi :
Di lekukan pertengahan antara mata kaki dalam dengan tendon akhiles (Titik Yen)
Indikasi :
Lemah syahwat, sesak nafas, haid tak teratur, mani cepat keluar, sakit gigi
Ki 4
Dazhong
(Ta Cung)
Lokasi :
Di lekukan di bawah Ki 3 (Titik Luo)
Indikasi :
Titik penenang
Ki 6
Zhaohai
Lokasi :
Di bawah mata kaki bagian dalam (Titik induk Meridian Istimewa Yin Qiao)
(Cao Hai)
Indikasi :
Ayan (dimoksa), bengkak karena sakit ginjal, perut sakit setelah melahirkan, radang buah zakar
Ki 7
Fuliu
(Fu Liu)
Lokasi :
3 jari di atas titik Ki 3
Indikasi :
Mencret, usus bunyi, kaki bengkak karena gangguan fungsi ginjal
Ki 10
Yingu
(Yin Ku)
Lokasi :
Pada ujung lipat lutut bagian dalam
Indikasi :
Impoten, hernia, pendarahan wanita, gangguan kencing, batu ginjal, nyeri lutut bagian dalam
Titik penting pada Meridian Selaput Jantung/Pericardium (Pc)
Titik Mu : Ren 17 / CV 17 (Can Cung)
Titik Su : Bl 15 (Sin Su)
Indikasi Umum Meridian Pericardium :
 Mengatasi Gangguan Mental
 Mengatasi Gangguan Tangan
 Mengatasi Gangguan Perut bagian atas
PC 1
Tianchi
(Tien Ci)
Lokasi :
2 jari samping luar dari puting susu, 4 jari di bawah ketiak
Indikasi :
Nyeri iga, bengkak / nyeri pada ketiak
PC 3
Quze
(Ci Ce)
Lokasi :
Di tengah lipat siku sebelah dalam
Indikasi :
Muntah-muntah, kolera, gelisah karena sakit panas, nyeri syaraf siku, tangan gemetar, ketakutan.
PC 6
Neguan
(Nei Kuan)
Lokasi :
3 jari di atas pergelangan tangan bagian tengah (Titik Luo)
Indikasi :
Sakit lambung, muntah-muntah, cegukan, susah tidur, gelisah.
PC 7
Daling
(Taling)
Lokasi :
Di tengah pergelangan tangan bagian dalam (Titik Su dan Yen)
Indikasi :
Nyeri ulu hati, muntah-muntah, nyeri dada, nyeri tenggorokan, nyeri siku serta lengan bagian dalam, gelisah.
PC 8
Laogong
(Lao Kung)
Lokasi :
Di tengah telapak tangan segaris dengan jari manis
Indikasi :
Sariawan, mulut bau, tangan tremor, kesemutan, kulit tangan terkelupas
PC 9
Zhongchong
(Cung Cung)
Lokasi :
Pada ujung jari tengah tangan
Indikasi :
Pingsan, kejang anak-anak, telapak tangan panas, anak nangis tengah malam, sakit ujung lidah
Titik penting pada Meridian Tri Pemanas/Tri Energizer (TE)
Titik Mu : CV 5 (Se Men)
Titik Su : Bl 22 (San Ciao Su)
Indikasi Umum Meridian Tri Pemanas :
 Mengatasi gangguan cairan
 Mengatasi gangguan suhu badan
 Mengatasi gangguan mata, telinga, kepala dan leher
 Mengatasi gangguan tangan
Kelainan meridian Tri Pemanas :
 Telinga berbunyi, tenggorokan kering dan nyeri
 Sudut mata nyeri, nyeri sepanjang jalur meridiaan dan sulit digerakkan.
TE 1
Guanchong (Kuan Cung)
Lokasi :
Pada sudut kuku jari manis tangan sebelah luar
Indikasi :
Sakit kepala, mata merah, bengkak tenggorokan, panas tanpa keringat
TE 3
Zhongzhu
(Congsu)
Lokasi :
Pada lekukan di punggung tangan antara tulang jari kelingking dan jari manis (Titik Su)
Indikasi :
Telinga bunyi, tuli, bengkak tenggorokan, migren, mata merah, nyeri siku lengan bawah
TE 4
Yangchi
(Yangce)
Lokasi :
Pada lekukan pergelangan tangan sejajar titik TE 3 (Titik Yen)
Indikasi :
Sakit pada pergelangan tangan, untuk penyakit kelainan dalam kandungan.
TE 5
Waiguan
(Waikuan)
Lokasi :
3 jari dari pergelangan tangan luar bagian tengah segaris jari tengah (Titik Luo)
Indikasi :
Sakit kepala, sakit panas, demam, influensa, tuli, telinga berbunyi, nyeri iga, kolesterol tinggi, anggota gerak sulit digerakkan/tak bertenaga, sakit pergelangan tangan, tangan gemetar.
TE 8
Sanyangluo
(San Yang Luo)
Lokasi :
3 jari di atas titik TE 5 (Titik pertemuan tiga Meridian Tangan)
Indikasi :
Mendadak tidak bisa bicara
TE 10
Tianjing
(Tien Cing)
Lokasi :
2 jari di atas ujung tulang siku
Indikasi :
Migren, nyeri leher, nyeri bahu, ayan stuip pada anak, Istimewa untuk gangguan ingatan
TE 14
Jianliao
(Cien Liao)
Lokasi :
Pada lekukan persendian bahu
Indikasi :
Nyeri bahu, kram otot belikat, nyeri lengan atas, lengan tak dapat diluruskan, lumpuh tangan.
TE 17
Yifeng
(I Fung)
Lokasi :
Pada lekukan di belakang telinga
Indikasi :
Telinga bunyi, bisu, tuli, lumpuh otot muka
TE 23
Sizhukong
(Cecekung)
Lokasi :
Pada ujung alis mata sebelah luar
Indikasi :
Migren, nyeri syaraf telinga, mata kedutan, mata kabur
Titik penting pada Meridian Kandung Empedu/Gall Bladder (GB)
Titik Mu : GB 24 (atau Lv 14)
Titik Su : Bl 19 (Tan Su)
Indikasi Umum Meridian Kandung Empedu :
 Mengatasi gangguan kepala, leher dan bahu
 Mengatasi gangguan mata dan bagian samping tubuh
 mengatasi gangguan urat dan pencernaan
Kelainan Meridian Kandung Empedu :
 Rasa nyeri dan panas sepanjang meridian
 Sakit kepala, mata merah bengkak dan berair
GB 1
Tongziliao
(Tung Ce Liao)
Lokasi :
1 jari sisi luar lekuk mata sebelah luar (Titik pertemuan meridian Kandung Empedu dan San Ciao)
Indikasi :
Penglihatan menurun, mata merah bengkak, mata kena angin berair, mata kabur jauh, mata katarak
GB 2
Tinghui
(Ting Hui)
Lokasi :
Pada lekukan di depan telinga
Indikasi :
Telinga bunyi, tuli, lumpuh otot muka, radang selaput telinga
GB 20
Fungche
(Fung Ce)
Lokasi :
Pada lekukan di belakang kepala, 2 jari dari batas rambut belakang
Indikasi :
Sakit kepala, awal sakit flu dan panas, leher kaku, nyeri bahu dan pundak, mata merah/nyeri, gangguan bicara
GB 21
Jianjing
(Cien Cing)
Lokasi :
Pada lekukan di atas bahu, lurus ke bawah dengan daun telinga (Titik pertemuan meridian Kandung Empedu dengan Meridian San Ciao, Lambung dan meridian Istimewa Yang Wei)
Indikasi :
Leher kaku, nyeri bahu dan pundak, lengan tak dapat diangkat karena stroke
GB 25
Jingmen
(Cing Men)
Lokasi :
Di bawah tulang iga ke 12 (Titik Mu Ginjal)
Indikasi :
Gangguan buang air kecil, sakit pinggang usus berbunyi, gangguan daerah iga
GB 30
Huantiao
(Huan Tiao)
Lokasi :
Pada persendian tulang pangkal paha
Indikasi :
Sakit pinggang - pinggul, nyeri sendi tungkai, lumpuh, polio
GB 31
Fungshe
(Fung Se)
Lokasi :
Dalam posisi tegak dan tangan lurus, titik terletak di ujung jari tengah di paha
Indikasi :
Lumpuh kaki, nyeri tungkai, kaki tak bertenaga
GB 34
Yanglingquan
(Yanglingcen)
Lokasi :
Di lekukan di bawah pertemuan pangkal tulang kering dan tulang betis, di bawah lutut (Titik dominan Urat / tendon)
Indikasi :
Lumpuh kaki, nyeri tungkai bawah, nyeri sendi lutut, sakit kandung empedu
GB 37
Guangming
(Kuan Ming)
Lokasi :
5 cun di atas mata kaki luar (Titik Luo)
Indikasi :
Kelumpuhan pada tungkai bawah, nyeri lutut, nyeri dan pegel sepanjang tungkai sisi luar.
GB 39
Xuanchong
(Sencong)
Lokasi :
4 jari di atas mata kaki sebelah luar
Indikasi :
Leher kaku, nyeri iga, lumpuh kaki, sakit pinggang, pegal linu tungkai bawah
GB 40
Qiusi
(Ciu Si)
Lokasi :
Di lekukan di depan mata kaki luar (Titik Yen)
Indikasi :
Kaki terkilir
GB 41
Zulinqi
(Cu Lin Ci)
Lokasi :
Di lekukan pertemuan tulang jari manis dan jari kelingking di punggung kaki (Titik Su)
Indikasi :
Nyeri sudut mata luar, mata kabur, nyeri iga, bengkak pada punggung kaki, keseleo
GB 43
Xiaxi
(Sie Si)
Lokasi :
Di atas sela jari kaki ke empat dan ke lima (ibu jari = no 1)
Indikasi :
Mata kabur, telinga bunyi, tuli, migran
Titik penting pada Meridian Hati/Liver (Lr)
Titik Mu : Lv 14 (Ci Men)
Titik Su : Bl 18 (Kan Su)
Indikasi Umum Meridian Hati :
 Mengatasi gangguan mental dan seksual
 Mengatasi gangguan pendarahan
 Mengatasi gangguan mata
Kelainan Meridian Hati :
 Nyeri pada sepanjang meridian
 Gangguan kelamin dan penglihatan
 Nyeri iga, nyeri ulu hati dan hernia
Lr 1
Dadun
(Ta Tun)
Lokasi :
Pada sisi ibu jari kaki sebelah dalam
Indikasi :
Pendarahan uterus, kencing darah, hernia, nyeri penis, ngompol
Lr 2
Xingjian
(Sing Cien)
Lokasi :
Pada lekukan jari kaki ke 1 dan 2 ( ibu jari no 1)
Indikasi :
Haid berlebih, sulit kencing, radang testis, mata kabur, pusing, menurunkan api pada hati, nyeri iga, susah tidur, anak stuip
Lr 3
Taichong
(Taicung)
Lokasi :
Di punggung kaki antara pangkal ruas tulang ibu jari dan jari kedua (Titik Yen).
Indikasi :
Pendarahan, mani encer, ngompol, hernia, sakit testis, sakit kepala, mulut miring, daerah iga sakit, sakit pinggang, hyper sex.
Lr 5
Ligou
(Likeu)
Lokasi :
5 cun di atas mata kaki dalam, sisi medial dari tibia/ tulang kering (Titik Luo)
Indikasi :
Gangguan mestruasi, pembengkakan testis, kencing tidak lancar, nyeri kaki sisi dalam.
Lr 8
Ququan
(Cicuen)
Lokasi :
Sisi dalam sendi lutut di antara dua urat (tendon)
Indikasi :
Nyeri haid, gangguan kencing, gatal alat kelamin luar, sakit testis (buah pelir), lutut bengkak, lemah syahwat
Lr 13
Zhangmen
(Cangmen)
Lokasi :
Pada ujung iga ke 11 di bagian samping badan (Titik Mu depan Limpa, Titik pertemuan Meridian Hati dengan Kandung Empedu dan Limpa)
Indikasi :
Sakit hati, iga sakit, perut kembung, sakit punggung dan pinggang, radang pankreas/limpa, mencret
Lr 14
Qimen
(Ci Men)
Lokasi :
Di bawah puting susu antara iga ke 6 dan 7 ( Titik Mu depan Hati)
Indikasi :
Radang hati, radang selaput dada, muntah-muntah, cekutan, nyeri syaraf iga
Titik penting pada Meridian Konsepsi(Ren)/Conception Vessel (CV)
CV 3
Zhongji
(Cungci)
Lokasi :
1 telapak tangan (4 cun) di bawah pusat (Titik Mu depan kandung kemih)
Indikasi :
Keputihan, pengeluaran darah haid yang berlebihan, beser mani, ngompol, impotensi, tertahannya urine di kandung kemih.
CV 4
Guanyuan
(Kuanyen)
Lokasi :
4 jari (3 cun) di bawah pusar/pusat (Titik Mu depan Usus Kecil dan Titik pertemuan 3 meridian Yin kaki dengan meridian Ren)
Indikasi :
Mandul, haid tak teratur, ngompol, kencing tidak normal, lemah syahwat.
CV 5
Shi Men
Lokasi :
3 jari (2 cun) di bawah pusat (Titik Mu depan tri pemanas)
Indikasi :
Pembengkakan badan, testis masuk ke rongga perut, mencret, Keputihan, haid tak teratur, nyeri pada alat kelamin, hernia, ngompol, kencing tidak normal, sakit perut bagian bawah.
CV 6
Qihai
(Cihai)
Lokasi :
2 jari (1,5 cun) di bawah pusat
Indikasi :
Gangguan haid, keputihan, ngompol, susah berak, sakit pinggang, wasir, sakit perut, alat gerak terasa dingin, perdarahan rahim, nyeri perut, hernia, konstipasi, haid tak teratur, keputihan, ejakulasi dini, diare, kelemahan umum, shock, kejang dalam pinggang dan lutut, penyakit kandungan
CV 12
Zhongwan
(Cungwan)
Lokasi :
1 telapak tangan (4 cun) di atas pusat (Titik Mu depan Lambung dan Titik pertemuan meridian San Jiao, Ren dan Lambung)
Indikasi :
Sakit lambung, muntah, asam lambung berlebihan, kembung, mencret, gangguan pencernaan, sering muntah saat hamil
CV 14
Ju Que
Lokasi :
Pertengahan antara CV 12 dengan tulang dada/6 cun di atas pusat (Titik Mu depan jantung)
Indikasi :
Nyeri ulu hati, ayan, cekutan, sulit menelan, kejang-kejang, lupa ingatan, nyeri daerah jantung dan dada, mual dan muntah dengan cairan asam, epilepsi, cegukan, nyeri lambung, muntah dan diare, asma, batuk, nyeri pada sisi-sisi dada
CV 17
Danzhong
(Cancung)
Lokasi :
Pertemuan anntara dua puting susu dengan garis tengah badan (Titik Mu depan Selaput Jantung)
Indikasi :
Nafas pendek, asma, setelah makan langsung muntah, nyeri dada, ASI kurang, ceguken, rasa tertekan di dada, nyeri daerah rusuk, mastitis, nyeri jantung, bengkakan dalam paru-paru, jantung berdebar.
CV 22
Tiantu
(Tientu)
Lokasi :
Tepat lekukan pangkal leher depan
Indikasi :
Nyeri tenggorokan, asma, tidak bisa bicara, batuk, nyeri tenggorokan, suara serak, cegukan, sesak nafas, bronkitis, amandel.
CV 24
Chengjian
(Cengcian)
Lokasi :
Lekukan pada bibir bawah
Indikasi :
Pembengkakkan muka, sakit gigi, gusi bengkak, kelumpuhan wajah, mulut mencong, air ludah berlebihan, sariawan, lupa ingatan, bronkitis, laringitis, lidah bengkak, asma.
Titik penting pada Meridian Gubernur (TU)/Governor Vessel (GV)
GV 1
Chang Qiang
Lokasi :
1 jari ujung bawah tulang ekor (Titik Luo , serta Titik pertemuam meridian istimewa Du dan Ginjal)
Indikasi :
Wasir (dubur melorot), pendarahan usus, sakit pinggang, diare, konstipasi, BAB berdarah, impoten, kedutan kronis, sembelit, beser.
GV 3
Yaoyangquan
(Yaoyangkuan)
Lokasi :
Di bawah ruas tulang pinggang ke 4
Indikasi :
Nyeri pinggang, kelumpuhan kaki, impotensi.
GV 4
Mingmen
Lokasi :
Di bawah ruas tulang pinggang ke 2, setinggi pusar
Indikasi :
Nyeri pinggang, impotensi, kencing nanah, radang ginjal kronis, kaku pada punggung, diare, ngompol lumbago, menstruasi tidak teratur, gangguan pencernaan, sakit kepala, sakit pada organ kelamin.
GV 14
Dazhui
(Tasui)
Lokasi :
Di bawah ruas tulang leher ke 7, setinggi pundak (Titik pertemuan ke 6 meridian Yang dengan Tu)
Indikasi :
Leher kaku, demam, malaria, sesak nafas, TBC, pilek, influensa, asthma broncial, epilepsi, muntah-muntah, kedutan pada punggung dan lengan atas, pusing, selesma kronis, dan penyakit dalam tulang belakang leher.
GV 20
Baihui
Lokasi :
Tepat di puncak kepala /ubun-ubun (Titik pertemuan meridian Kandung Kemih dan meridian istimewa Tu)
Indikasi :
Pusing, nyeri kepala, kepala terasa berat, wasir, diare kronis, epilepsi, pusing, vertigo, anemia, tekanan darah rendah dan penyakit tulang belakang leher.
GV 26
Renchong
(Rencung)
Lokasi :
Di bawah hidung di tengah bibir atas (Titik pertemuan meridian Usus Besar, Lambung dan Tu)
Indikasi :
Epilepsy, nyeri wajah, kejang pada anak, menyadarkan orang pingsan, kelumpuhan muka, nyeri pada pinggang dan tulang belakang, oedema wajah yang disebabkan angin dan kelengasan.
Titik penting pada Meridian Istimewa
Ex. HN 3
Yintang
Lokasi :
Pada pangkal hidung di pertengahan kedua alis sisi medial
Indikasi :
Pilek, hidung mampet, kepala pening
Ex. HN 5
Taiyang
Lokasi :
Dalam lekukan yang didapat pada perpotongan garis perpanjangan ujung alis dan sudut mata sebelah luar
Indikasi :
Pusing, migren, mata merah, kelopak mata bengkak
Ex. B 1
Dingchuan
(Cuce)
Lokasi :
0,5 cun kanan-kiri ruas tulang leher ke 7
Indikasi :
Batuk, sesak nafas
Ex. B 6
Yaoyi
Lokasi :
3 cun/4 jari lateral kanan-kiri ruas lumban 4 dan 5
Indikasi :
Nyeri pinggang, kram pada otot punggung.
Ex. UE 8
Wailaogong
(Wailakung)
Lokasi :
Di punggung tangan, d antara ujung ruas metacarpal 4 dan 3
Indikasi :
Telapak tangan terasa kaku, jari-jari tangan kaku sulit digerakkan.
Ex. UE 9
Baxie
(Pasiek)
Lokasi :
Di sela-sela jari-jari tangan kanan dan kiri, ada 8 titik
Indikasi :
Migren, sakit gigi, tangan bengkak.
Ex. LE 2
Heding
(Hauting)
Lokasi :
Di tengah-tengah batas atas tempurung lutut
Indikasi :
Nyeri lutut, tungkai lemas, kelumpuhan kaki.
Ex. LE 4
Neixiyang
Lokasi :
Lekukan lutut sisi medial
Indikasi :
Lutut bengkak, nyeri lutut, lutut tegang sulit dilipat.
Ex. LE 5
Xiyang
Lokasi :
Dalam sebuah lekukan di bawah patella/ tempurung
Indikasi :
Rematik pada lutut, tungkai bawah bengkak.
Ex. LE 6
Danang/ Lanwei
Lokasi :
2 cun/3 jari di bawah titik kandung empedu Gb 34 Yanglingquan
Indikasi :
Nyeri pada peradangan Usus Buntu (Apendekcitis Acuta)
Ex. LE 10
Bafeng
(Pafung)
Lokasi :
Di sela-sela jari kaki kiri dan kanan, ada 8 titik
Indikasi :
Beri-beri, bengkak punggung kaki, kutu airTitik penting pada Meridian Paru-paru/Lung (Lu)
Titik Mu : Lu 1 (Cung Fu)
Titik Shu : Bl 13 (Fei Su)
Titik Alarm : Lu 1 (Cung Fu)
Indikasi Umum Meridian Paru-paru :
 Mengatasi gangguan pernafasan.
 Mengatasi gangguan kulit.
 Mengatasi gangguan cairan.
Kelainan pada Meridian Paru-paru akan menyebabkan :
 Dada terasa penuh dan sesak, sesak nafas, batuk-batuk.
 Gangguan keringat.
 Nyeri pada daerah bahu, lengan atas dan nyeri sepanjang meridian.
Lu 1
Zhongfu
(Cungfu)
Lokasi :
Dari puting susu ke samping luar 3 jari, lalu naik 6 jari ke atas, di ujung rusuk kedua. (Titik Mu, pertemuan meridian Paru-paru dan Limpa)
Indikasi :
Batuk, sesak nafas, nyeri dada dan nyeri punggung
Lu 5
Chize
(Cece)
Lokasi :
Pada lipat siku sebelah dalam, antara batas hitam putih
Indikasi :
Batuk, batuk darah, nyeri daerah siku, dada terasa penuh
Lu 6
Kongzui
(Gongsui)
Lokasi :
Pada sisi radial lengan, 7 cun di atas pergelangan tangan
Indikasi :
Batuk, batuk darah, kaku dan nyeri daerah lengan, nyeri tenggorokan
Lu 7
Lieque
(Licek)
Lokasi :
Pada sisi radial lengan, 2 jari di atas garis pergelangan tangan (Titik Luo)
Indikasi :
Nyeri kepala, sesak nafas, batuk, nyeri tenggorokan, nyeri dan kaku daerah lengan.
Lu 9
Taiyuan (Tai Yen)
Lokasi :
Tepat di pergelangan tangan bagian dalam segaris ibu jari (Titik Yen, titik dominan pembuluh darah)
Indikasi :
Sesak nafas, batuk darah, mata berselaput, tenggorokan kering bengkak, dada sakit, sakit lengan bagian dalam, sakit jantung
Lu 10
Yuji
(Yusi)
Lokasi :
Pertengahan ruas pangkal tulang ibu jari tangan antara garis hitam putih
Indikasi :
Bronkitis, batuk, sakit dada dan punggung, kejang, demam disertai sakit kepala.
Lu 11
Shaoshang (Sao Sang)
Lokasi :
Pada sudut kuku ibu jari tangan sebelah luar (Titik Jauh Tangan, untuk letak penyakit di tenggorokan)
Indikasi :
Pembengkakkan tenggorokan, amandel, mimisan, asma, kejang jari tangan, ayan, demam

Titik penting pada Meridian Usus Besar/Large Intestine (Li)
Titik Mu : St 27 (Ta Ci)
Titik Shu : Bl 25 (Ta Cang Su)
Titik Alarm : St 25 (Tien Ci)
Indikasi Umum Meridian Usus Besar :
 Mengatasi gangguan percernaan
 Mengatasi gangguan kulit
 Mengatasi gangguan sakit kepala
Kelainan pada Meridian Usus besar akan menyebabkan :
 Sakit gigi, mulut kering, hidung tersumbat, mimisan.
 Penyakit tenggorokan, penyakit kulit.
 Nyeri pada daerah pundak, tangan dan daerah sepanjang meridian.
Li 4
Hegu
(Heku)
Lokasi :
Di punggung tangan pada tempat paling tinggi jika ibu jari dan telunjuk dirapatkan (Titik Yen)
Indikasi :
Sakit kepala depan dan samping, sakit gigi, amandel, pilek hidung tersumbat, diare, susah buang air besar.
Li 6
Pienli
Lokasi :
4 jari di atas pergelangan tangan sisi radial (Titik Luo)
Indikasi :
Mimisen, telinga bergenging, nyeri daerah lengan bawah
Li 11
Quchi
(Cice)
Lokasi :
Di ujung lipat siku bagian luar
Indikasi :
Demam, nyeri dan bengkak pada lengan, lengan tak bertenaga, lumpuh pada kedua tangan, biduren
Li 15
Jienyi
(Jienji)
Lokasi :
Pada lekuk persendian bahu dan lengan atas kalau lengan diangkat (Titik Pertemuan meridian Usus Besar dan meridian Yang Qia)
Indikasi :
Nyeri sendi bahu, lengan sulit diangkat, lengan terasa lemah
Li 20
Yinxiang
(Yinsiang)
Lokasi :
Pada sudut cuping hidung sebelah luar (Titik pertemuan meridian Usus Besar dan Meridian Lambung)
Indikasi :
Gangguan hidung, mulut miring, muka bengkak disertai gatal gatal, sakit gigi rahang atas.

Titik penting pada Meridian Lambung/Stomach (St)
Titik Mu : CV 12
Titik Shu : Bl 15
Titik Alarm : CV 12
Indikasi Umum Meridian Lambung :
 Mengatasi gangguan percernaan
 Mengatasi gangguan otot
 Mengatasi gangguan muka dan kepala
 Mengatasi gangguan mulut
Kelainan pada Meridian Lambung akan menyebabkan :
 Gangguan pada lambung, epigastrik, tidak nafsu makan
 Sakit leher, mimisan, gangguan mental, lumpuh, kejang, gangguan mental
 Pusing, lumpuh muka
 Sariawan, nafas berbau.
St 4
Dicang
(Ti Cang)
Lokasi :
Pada sudut bibir (Titik pertemuan Meridian Lambung, Usus Besar dan Meridian istimewa Yang Qiao)
Indikasi :
Kelumpuhan muka, mulut mencong dan mata miring, hilang suara, pembengkakan pada pipi, sakit gigi, leher kaku, mulut mengancing
St 6
Jiache
(Jiase)
Lokasi :
Di lekukan tulang rahang bawah, sejajar dengan sudut mulut
Indikasi :
Kelumpuhan daerah muka, mulut mencong dan mata miring, hilang suara, pembengkakan pada pipi, sakit gigi, leher kaku, dan mulut mengancing
St 8
Touwei
(To Wei)
Lokasi :
Pada sudut dahi 1 jempol jari pinggir garis rambut dahi
Indikasi :
Nyeri dahi, migren, sakit mata, keluar air mata
St 25
Tianshu
(Tiensu)
Lokasi :
Dari pusar ke samping kiri kanan 3 jari (Titik Mu depan Usus Besar)
Indikasi :
Gangguan pencernaan, sakit di sekitar pusar, diare, susah buang air besar, usus berbunyi, perut kembung.
St 35
Dubi
(Tupi)
Lokasi :
Pada lekukan di bawah tempurung lutut sebelah luar
Indikasi :
Gangguan pada anggota gerak bawah, nyeri lutut
St 36
Zusanli
(Cusanli)
Lokasi :
4 jari di bawah titik St 35 (Titik Jauh Kaki, untuk letak penyakit di perut bagian atas)
Indikasi :
Gangguan pencernaan karena dingin, perut kembung, rasa sering lapar karena lambung panas, nyeri lambung, susah berak, kelumpuhan muka, kelumpuhan anggota gerak bawah, ayan, sakit tenggorokan, lutut dan kaki nyeri, meningkatkan daya tahan tubuh.
St 40
Fenglong
(Funglung)
Lokasi :
Pada titik tengah antara lipat lutut luar dan mata kaki luar, dua jari di luar tulang betis (Titik LuoLambung yang bercabang ke Limpa)
Indikasi :
Mengeluarkan dahak, kelumpuhan di kaki
St 44
Neting
(Neiking)
Lokasi :
Pada lekukan di bawah pertemuan tulang jari kaki ke dua dan ke tiga, di punggung kaki
Indikasi :
Sakit gigi, mimisan, perut kembung, disentri, nyeri dan bengkak pada punggung kaki, kelumpuhan pada muka.
Titik penting pada Meridian Limpa/Spleen (Sp)
Titik Mu : Lv 13
Titik Shu : Bl 15
Titik Alarm : Lv 13
Indikasi Umum Meridian Limpa :
 Mengatasi gangguan kewanitaan
 Mengatasi gangguan cairan
 Mengatasi gangguan pendarahan
 Mengatasi gangguan otot
 Mengatasi gangguan mental
Kelainan pada Meridian Limpa akan menyebabkan :
 Haid berlebihan, terasa sakit bahkan kadang amenorhea
 Perut kembung, muntah, diare, oedema kadang sampai sepanjang meridian
 Badan terasa berat, sakit kepala berat
Sp 1
Yinbai
(Yin Pai)
Lokasi :
Sudut kuku ibu jari kaki sebelah dalam
Indikasi :
Perut kembung, tak nafsu makan, muntah-muntah, diare, haid berlebih, kaki tangan dingin, kejang pada anak, penyakit jiwa, memperbaiki bayi sungsang dalam kandungan (dimoksa)
Sp 2
Dadu
(Ta Tu)
Lokasi :
Pada lekukan di depan persendian ibu jari kaki
Indikasi :
Perut kembung, tak nafsu makan, muntah-muntah, nyeri ulu hati, sakit pinggang, susah berak, mata kaki bengkak dan sakit, badan terasa berat, tulang-tulang terasa sakit, panas tak keluar keringat, radang usus yang kronis.
Sp 3
Taibai
(Tai Pai)
Lokasi :
Di tengah-tengah ruas ke tiga ibu jari kaki (Titik Yen)
Indikasi :
Sakit perut melilit, bengkak ibu jari, mual muntah dan sembelit
Sp 4
Gongsun
(Kungsun)
Lokasi :
Pada sebuah lekukan antara garis hitam putih pada pangkal tulang ke tiga ibu jari kaki (Titik Luo)
Indikasi :
Perut kembung, nyeri perut, nyeri dan kaku
Sp 6
Sanyinjiao
(Sanyinciao)
Lokasi :
4 jari di atas mata kaki bagian dalam (Titik Persimpangan Tiga Yin: hati, ginjal dan limpa)
Indikasi :
Gangguan pencernaan, nyeri lambung, nyeri haid, kesulitan melahirkan, pendarahan terus, beser mani, nyeri pada penis, ngompol, nyeri tungkai bawah.
Sp 8
Lokasi :
4 jari di bawah lipat lutut sisi dalam
Diji (Tici)
Indikasi :
Nyeri haid, haid tidak teratur, odema pada kaki, nyeri perut
Sp 10
Qihai
(Siehai)
Lokasi :
Dari lutut naik 3 jari, ke arah dalam 3 jari (Titik penambah darah)
Indikasi :
Haid tak teratur, lemah syahwat
Titik penting pada Meridian Jantung/Heart (Ht)
Titik Mu : CV 14
Titik Shu : Bl 15
Titik Alarm : CV 13
Indikasi Umum Meridian Jantung :
 Mengatasi gangguan mental dan emosional
 Mengatasi gangguan saraf
 Mengatasi gangguan pembuluh darah
 Mengatasi gangguan peredaran darah
Kelainan pada Meridian Jantung akan menyebabkan :
 Kesulitan bicara, gelisah, dada terasa penuh
 Rasa dingin merambat ke lengan
 Telapak tangan terasa panas dan nyeri
Ht 3
Shaohai
(Sauhai)
Lokasi :
Di ujung lipatan siku, pada lengan bagian dalam
Indikasi :
Nyeri dan tremor daerah daerah siku, baal pada lengan bagian dalam
Ht 4
Lingdao (Ling Dao)
Lokasi :
Dari pergelangan tangan bagian dalam antara jari kelingking dan jari manis naik 2 jari
Indikasi :
Kram jantung, tiba-tiba bisu, suara hilang, lengan sakit, stuip pada anak, anak panas dalam, tungkai bawah bergerak tak berhenti karena angin.
Ht 5
Tongli
(Tungli)
Lokasi :
1 jari di atas pergelangan tangan dalam, segaris dengan jari kelingking (Titik Luo)
Indikasi :
Jantung berdebar, lemah syahwat, gila, gangguan kejiwaan, daya ingat menurun, suara tiba-tiba hilang, lidah kaku, pergelangan tangan sakit.
Ht 7
Shenmen
(Senmen)
Lokasi :
Tepat pada lekukan pergelangan tangan lurus dengan jari kelingking (Titik Yen)
Indikasi :
Jantung berdebar, tak bisa tidur karena kesal, nyeri daerah tulang iga.
Ht 9
Shaochong
(Saocung)
Lokasi :
Pada sudut kuku jari kelingking
Indikasi :
Gangguan mental, gila, pinsang, emosional, berdebar-debar, terlalu sering marah-marah
Titik penting pada Meridian Usus Kecil/Small Intestine (Si)
Titik Mu : CV4
Titik Shu : BL27
Titik Alarm : CV13
Indikasi Umum Meridian Usus Kecil :
 Mengatasi gangguan mata
 Mengatasi gangguan leher dan telinga
 Mengatasi gangguan bahu dan belikat
Kelainan pada Meridian Usus Kecil akan menyebabkan :
 Penglihatan kabur, mata minus dan gangguan mata lainnya
 Nyeri kuduk, nyeri dagu, nyeri kepala tidak dapat menoleh ke belakang (torticolis)
 Tenggorokan nyeri, bengkak tonsil (amandel)
 Pundak dan bahu seperti patah, nyeri sepanjang aliran meredianya
Si 1
Shaoze
(Sao Ce)
Lokasi :
Pada sudut kuku jari kelingking sebelah luar
Indikasi :
Panas tanpa keringat, pingsan, ASI kurang, kornea mata keruh, nyeri dan bengkak tenggorokan, nyeri syaraf kepala, nyeri lengan atas.
Si 3
Houxi
(Heusi)
Lokasi :
Tangan dikepalkan, pada ujung lipat pangkal jari kelingking (Titik Su)
Indikasi :
Sakit kepala, leher kaku, telinga berdenging, gangguan kencing, mimisan.
Si 7
Zhizheng
(Ceceng)
Lokasi :
5 cun di atas pergelangan tangan sisi ulner (Titik Luo yang bercabang ke ginjal)
Indikasi :
Nyeri belikat dan bahu, radang selaput sendi bahu, lengan tak bisa diangkat, istimewa utk penyakit panas yang hebat.
Si 11
Tianzhong
(Tiencung)
Lokasi :
Di bagian tengah tulang belikat
Indikasi :
Nyeri daerah belikat, nyeri bahu, nyeri dan tegang sisi luar lengan dan siku
Si 14
Jianwaishu (Cien Wai Su)
Lokasi :
Dari tulang punggung ke tiga, ke samping 4 jari
Indikasi :
Nyeri bahu dan punggung, leher kaku, kejang otot daerah belikat
Si 18
Quanliao (Cuen Liao)
Lokasi :
Di bawah tulang pipi tepat pada lekukan
Indikasi :
Sakit rahang, lumpuh muka, kesulitan mengunyah, kejang syaraf muka, sakit gigi.
Si 19
Tinggong
(Tingkung)
Lokasi :
Pada lekukan di depan anak telinga
Indikasi :
Gangguan pendengaran, telinga berbunyi, tuli, telinga berdengung.
Titik penting pada Meridian Kandung Kemih/Bladder (Bl)
Titik Mu : CV 3 (Cung Ci)
Titik Shu : Bl 28 (Pang Kuang Su)
Titik Alarm : CV 3 (Cung Ci)
Indikasi Umum Meridian Kandung Kemih :
 Mengatasi gangguan cairan
 Mengatasi gangguan mata
 Mengatasi gangguan kepala dan leher
 Mengatasi gangguan tulang punggung, pinggang dan panggul
 Mengatasi gangguan kaki
Kelainan pada Meridian Kandung kemih akan menyebabkan :
 Oedema, nyeri kepala, demam, hidung tersumbat
 Mata nyeri, banyak mengeluarkan air mata
 Kuduk kaku, pinggang dan tulang punggung nyeri
 Nyeri pada anggota gerak bagian bawah
Bl 2
Cuanzhu
(Can Cu)
Lokasi :
Pangkal alis mata sebelah dalam kanan kiri
Indikasi :
Sering mengeluarkan air mata, penglihatan menurun, buta warna, mata terasa berat karena angin.
Bl 11
Dazhu
(Ta Su)
Lokasi :
Antara tulang punggung pertama dan kedua ke samping kiri kanan 2 jari (Titik dominan tulang, Titik pertemuan meridian Kandung Kemih, Usus Kecil dan Kandung Empedu)
Indikasi :
Batuk, panas, sakit kepala, influensa, bronkitis, nyeri otot pundak, leher kaku /nyeri, radang sendi lutut, kedua kaki lumpuh.
Bl 12
Fengmen
(Feng men)
Lokasi :
Antara tulang punggung kedua dan ketiga ke samping kiri kanan 2 jari (Titik Dominan Angin)
Indikasi :
Batuk, nyeri rematik, flu, panas, radang paru-paru dan tenggorokan.
Bl 13
Feishu
(Feisu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung ke 3 dan 4 (Titik Su belakang Paru-paru)
Indikasi :
Batuk, batuk darah, TBC, radang paru-paru, radang selaput dada, bronkitis/radang tenggorokan, asma.
Bl 14
Jueyinshu
(Cie Yin Su)
Lokasi :
Antara tulang punggung ke 4 dan 5 ke samping kiri kanan 2 jari (Titik Su belakang Selaput Jantung)
Indikasi :
Batuk, dada berdebar, nyeri dada, berkeringat malam hari
Bl 15
Xinshu
(Sinsu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung ke 5 dan 6 (Titik Su belakang Jantung)
Indikasi :
Mudah lupa, penyakit jiwa, bocor mani, gerak jantung cepat, banyak keringat di malam hari, pengeluaran keringat pada telapak tangan dan kaki, Chi jantung kurang pada anak-anak sehingga terlambat bicara.
Bl 17
Geshu
(Kesu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung ke 7 dan 8 (Titik dominan darah yang menguasai jaringan)
Indikasi :
Segala macam pendarahan, sulit tidur dan malas, penyakit lambung, pendarahan pada lambung dan usus, kejang saluran makanan, banyak keringat di malam hari, panas tanpa keringat, cegukan.
Bl 18
Ganshu
(Kansu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara tulang punggung 8 dan 9 (Titik Su belakang Hati, Istimewa untuk kanker hati)
Indikasi :
Nyeri di dada, sakit jiwa, ayan, mata merah, mata kabur, rabun ayam, gangguan fungsi hati.
Bl 19
Danshu
(Tansu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara tulang punggung ke 10 dan 11 (Titik Su belakang Kandung Empedu)
Indikasi :
Nyeri daerah ulu hati, Titik moksa untuk TBC Paru-paru.
Bl 20
Pishu
(Pisu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung ke 11 dan 12 (Titik Su belakang Limpa)
Indikasi :
Fungsi limpa dan lambung terganggu, perut kembung, diare.
Bl 21
Weishu
(Weisu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang punggung 12 dan tulang pinggang ke satu (Titik Su belakang Lambung)
Indikasi :
Gangguan pencernaan, tidak nafsu makan, nyeri lambung, nyeri punggung
Bl 22
Sanjiaoshu
(Sanciaosu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas pinggang ke 1 dan 2 (Titik Su belakang Tri Pemanas)
Indikasi :
Diare, usus bunyi, radang Usus kronis perut kembung, gangguan pencernaan, oedema karena radang Ginjal kronis, ngompol malam hari pada anak-anak.
Bl 23
Senshu
(Sensu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang pinggang ke 2 dan 3 (Titik Su belakang Ginjal)
Indikasi :
Lemah syahwat, nyeri pinggang, emisi nocturnal, gangguan menstruasi
Bl 25
Dacangshu
(Tacangsu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang pinggang ke 4 dan 5 (Titik Su belakang Usus Besar)
Indikasi :
Nyeri pinggang, diare, susah buang air besar.
Bl 27
Xiaocangshu
(Siaocangsu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas tulang ekor ke 1 dan 2 (Titik Su belakang Usus kecil)
Indikasi :
Gangguan sistem saluran kencing, diare, sulit BAB, pinggang pegal, hernia, nyeri saraf pada pinggul.
Bl 28
Pangguangshu
(Pangkuangsu)
Lokasi :
2 jari samping kanan kiri antara ruas bawah tulang ekor ke 2 dan 3 (Titik Su belakang Kandung Kemih)
Indikasi :
Gangguan sistem saluran kencing, diare, sulit BAB, pinggang pegal.
Bl 40
Weichong
(Weicong)
Lokasi :
Pertengahan lipat lutut
Indikasi :
Nyeri dan kaku/tegang otot paha, nyeri pinggang dan kelumpuhan kaki.
Bl 57
Censhan
(Censan)
Lokasi :
Di tengah-tengah perut betis (Titik Luo)
Indikasi :
Nyeri pinggang, wasir, kelumpuhan anggota gerak bawah
Bl 58
Feiyang
Lokasi :
1 cun di bawah dan 1 cun samping luar dari titik Bl 57
Indikasi :
Nyeri pinggang, nyeri dan kaku sepanjang tungkai, mengeluarkan riak
Bl 60
Kunlun
Lokasi :
Di lekukan belakang mata kaki luar
Indikasi :
Nyeri dan kaku kuduk, nyeri pergelangan kaki, kesemutan pada tungkai.
Bl 64
Jinggu
(Cungku)
Lokasi :
Di metatarsal 5 searah jari kelingking kaki (Titik Yen)
Indikasi :
Gangguan sistem saluran kencing
Titik penting pada Meridian Ginjal/Kidney (Ki)
Titik Mu : GB 25 (Su Liao)
Titik Shu : Bl 23 (Shen Su)
Titik Alarm : GB 25 (Su Liao)
Indikasi Umum Meridian Ginjal :
 Mengatasi gangguan seksual
 Mengatasi gangguan keturunan
 Mengatasi gangguan kecerdasan
 Mengatasi gangguan tulang, pencernaan dan cairan
 Mengatasi gangguan paru-paru
Kelainan pada Meridian Ginjal akan menyebabkan :
 Penyakit kelamin pada wanita dan pria, frigiditas, beser mani, impotensi
 Gangguan haid
 Tulang belakang sampai dengan pantat terasa nyeri
Ki 1
Yongguan
(Yung Cuen)
Lokasi :
Di tengah telapak kaki 1/3 bagian depan
Indikasi :
Sakit kepala pingsan karena panas matahari, nyeri tenggorokan, dengan menggosok titik ini setiap pagi dan malam akan menurunkan tekanan darah tinggi, makin lama dipijat akan semakin baik dan sangat efektif.
Ki 3
Taixi
(Taisi)
Lokasi :
Di lekukan pertengahan antara mata kaki dalam dengan tendon akhiles (Titik Yen)
Indikasi :
Lemah syahwat, sesak nafas, haid tak teratur, mani cepat keluar, sakit gigi
Ki 4
Dazhong
(Ta Cung)
Lokasi :
Di lekukan di bawah Ki 3 (Titik Luo)
Indikasi :
Titik penenang
Ki 6
Zhaohai
Lokasi :
Di bawah mata kaki bagian dalam (Titik induk Meridian Istimewa Yin Qiao)
(Cao Hai)
Indikasi :
Ayan (dimoksa), bengkak karena sakit ginjal, perut sakit setelah melahirkan, radang buah zakar
Ki 7
Fuliu
(Fu Liu)
Lokasi :
3 jari di atas titik Ki 3
Indikasi :
Mencret, usus bunyi, kaki bengkak karena gangguan fungsi ginjal
Ki 10
Yingu
(Yin Ku)
Lokasi :
Pada ujung lipat lutut bagian dalam
Indikasi :
Impoten, hernia, pendarahan wanita, gangguan kencing, batu ginjal, nyeri lutut bagian dalam
Titik penting pada Meridian Selaput Jantung/Pericardium (Pc)
Titik Mu : Ren 17 / CV 17 (Can Cung)
Titik Su : Bl 15 (Sin Su)
Indikasi Umum Meridian Pericardium :
 Mengatasi Gangguan Mental
 Mengatasi Gangguan Tangan
 Mengatasi Gangguan Perut bagian atas
PC 1
Tianchi
(Tien Ci)
Lokasi :
2 jari samping luar dari puting susu, 4 jari di bawah ketiak
Indikasi :
Nyeri iga, bengkak / nyeri pada ketiak
PC 3
Quze
(Ci Ce)
Lokasi :
Di tengah lipat siku sebelah dalam
Indikasi :
Muntah-muntah, kolera, gelisah karena sakit panas, nyeri syaraf siku, tangan gemetar, ketakutan.
PC 6
Neguan
(Nei Kuan)
Lokasi :
3 jari di atas pergelangan tangan bagian tengah (Titik Luo)
Indikasi :
Sakit lambung, muntah-muntah, cegukan, susah tidur, gelisah.
PC 7
Daling
(Taling)
Lokasi :
Di tengah pergelangan tangan bagian dalam (Titik Su dan Yen)
Indikasi :
Nyeri ulu hati, muntah-muntah, nyeri dada, nyeri tenggorokan, nyeri siku serta lengan bagian dalam, gelisah.
PC 8
Laogong
(Lao Kung)
Lokasi :
Di tengah telapak tangan segaris dengan jari manis
Indikasi :
Sariawan, mulut bau, tangan tremor, kesemutan, kulit tangan terkelupas
PC 9
Zhongchong
(Cung Cung)
Lokasi :
Pada ujung jari tengah tangan
Indikasi :
Pingsan, kejang anak-anak, telapak tangan panas, anak nangis tengah malam, sakit ujung lidah
Titik penting pada Meridian Tri Pemanas/Tri Energizer (TE)
Titik Mu : CV 5 (Se Men)
Titik Su : Bl 22 (San Ciao Su)
Indikasi Umum Meridian Tri Pemanas :
 Mengatasi gangguan cairan
 Mengatasi gangguan suhu badan
 Mengatasi gangguan mata, telinga, kepala dan leher
 Mengatasi gangguan tangan
Kelainan meridian Tri Pemanas :
 Telinga berbunyi, tenggorokan kering dan nyeri
 Sudut mata nyeri, nyeri sepanjang jalur meridiaan dan sulit digerakkan.
TE 1
Guanchong (Kuan Cung)
Lokasi :
Pada sudut kuku jari manis tangan sebelah luar
Indikasi :
Sakit kepala, mata merah, bengkak tenggorokan, panas tanpa keringat
TE 3
Zhongzhu
(Congsu)
Lokasi :
Pada lekukan di punggung tangan antara tulang jari kelingking dan jari manis (Titik Su)
Indikasi :
Telinga bunyi, tuli, bengkak tenggorokan, migren, mata merah, nyeri siku lengan bawah
TE 4
Yangchi
(Yangce)
Lokasi :
Pada lekukan pergelangan tangan sejajar titik TE 3 (Titik Yen)
Indikasi :
Sakit pada pergelangan tangan, untuk penyakit kelainan dalam kandungan.
TE 5
Waiguan
(Waikuan)
Lokasi :
3 jari dari pergelangan tangan luar bagian tengah segaris jari tengah (Titik Luo)
Indikasi :
Sakit kepala, sakit panas, demam, influensa, tuli, telinga berbunyi, nyeri iga, kolesterol tinggi, anggota gerak sulit digerakkan/tak bertenaga, sakit pergelangan tangan, tangan gemetar.
TE 8
Sanyangluo
(San Yang Luo)
Lokasi :
3 jari di atas titik TE 5 (Titik pertemuan tiga Meridian Tangan)
Indikasi :
Mendadak tidak bisa bicara
TE 10
Tianjing
(Tien Cing)
Lokasi :
2 jari di atas ujung tulang siku
Indikasi :
Migren, nyeri leher, nyeri bahu, ayan stuip pada anak, Istimewa untuk gangguan ingatan
TE 14
Jianliao
(Cien Liao)
Lokasi :
Pada lekukan persendian bahu
Indikasi :
Nyeri bahu, kram otot belikat, nyeri lengan atas, lengan tak dapat diluruskan, lumpuh tangan.
TE 17
Yifeng
(I Fung)
Lokasi :
Pada lekukan di belakang telinga
Indikasi :
Telinga bunyi, bisu, tuli, lumpuh otot muka
TE 23
Sizhukong
(Cecekung)
Lokasi :
Pada ujung alis mata sebelah luar
Indikasi :
Migren, nyeri syaraf telinga, mata kedutan, mata kabur
Titik penting pada Meridian Kandung Empedu/Gall Bladder (GB)
Titik Mu : GB 24 (atau Lv 14)
Titik Su : Bl 19 (Tan Su)
Indikasi Umum Meridian Kandung Empedu :
 Mengatasi gangguan kepala, leher dan bahu
 Mengatasi gangguan mata dan bagian samping tubuh
 mengatasi gangguan urat dan pencernaan
Kelainan Meridian Kandung Empedu :
 Rasa nyeri dan panas sepanjang meridian
 Sakit kepala, mata merah bengkak dan berair
GB 1
Tongziliao
(Tung Ce Liao)
Lokasi :
1 jari sisi luar lekuk mata sebelah luar (Titik pertemuan meridian Kandung Empedu dan San Ciao)
Indikasi :
Penglihatan menurun, mata merah bengkak, mata kena angin berair, mata kabur jauh, mata katarak
GB 2
Tinghui
(Ting Hui)
Lokasi :
Pada lekukan di depan telinga
Indikasi :
Telinga bunyi, tuli, lumpuh otot muka, radang selaput telinga
GB 20
Fungche
(Fung Ce)
Lokasi :
Pada lekukan di belakang kepala, 2 jari dari batas rambut belakang
Indikasi :
Sakit kepala, awal sakit flu dan panas, leher kaku, nyeri bahu dan pundak, mata merah/nyeri, gangguan bicara
GB 21
Jianjing
(Cien Cing)
Lokasi :
Pada lekukan di atas bahu, lurus ke bawah dengan daun telinga (Titik pertemuan meridian Kandung Empedu dengan Meridian San Ciao, Lambung dan meridian Istimewa Yang Wei)
Indikasi :
Leher kaku, nyeri bahu dan pundak, lengan tak dapat diangkat karena stroke
GB 25
Jingmen
(Cing Men)
Lokasi :
Di bawah tulang iga ke 12 (Titik Mu Ginjal)
Indikasi :
Gangguan buang air kecil, sakit pinggang usus berbunyi, gangguan daerah iga
GB 30
Huantiao
(Huan Tiao)
Lokasi :
Pada persendian tulang pangkal paha
Indikasi :
Sakit pinggang - pinggul, nyeri sendi tungkai, lumpuh, polio
GB 31
Fungshe
(Fung Se)
Lokasi :
Dalam posisi tegak dan tangan lurus, titik terletak di ujung jari tengah di paha
Indikasi :
Lumpuh kaki, nyeri tungkai, kaki tak bertenaga
GB 34
Yanglingquan
(Yanglingcen)
Lokasi :
Di lekukan di bawah pertemuan pangkal tulang kering dan tulang betis, di bawah lutut (Titik dominan Urat / tendon)
Indikasi :
Lumpuh kaki, nyeri tungkai bawah, nyeri sendi lutut, sakit kandung empedu
GB 37
Guangming
(Kuan Ming)
Lokasi :
5 cun di atas mata kaki luar (Titik Luo)
Indikasi :
Kelumpuhan pada tungkai bawah, nyeri lutut, nyeri dan pegel sepanjang tungkai sisi luar.
GB 39
Xuanchong
(Sencong)
Lokasi :
4 jari di atas mata kaki sebelah luar
Indikasi :
Leher kaku, nyeri iga, lumpuh kaki, sakit pinggang, pegal linu tungkai bawah
GB 40
Qiusi
(Ciu Si)
Lokasi :
Di lekukan di depan mata kaki luar (Titik Yen)
Indikasi :
Kaki terkilir
GB 41
Zulinqi
(Cu Lin Ci)
Lokasi :
Di lekukan pertemuan tulang jari manis dan jari kelingking di punggung kaki (Titik Su)
Indikasi :
Nyeri sudut mata luar, mata kabur, nyeri iga, bengkak pada punggung kaki, keseleo
GB 43
Xiaxi
(Sie Si)
Lokasi :
Di atas sela jari kaki ke empat dan ke lima (ibu jari = no 1)
Indikasi :
Mata kabur, telinga bunyi, tuli, migran
Titik penting pada Meridian Hati/Liver (Lr)
Titik Mu : Lv 14 (Ci Men)
Titik Su : Bl 18 (Kan Su)
Indikasi Umum Meridian Hati :
 Mengatasi gangguan mental dan seksual
 Mengatasi gangguan pendarahan
 Mengatasi gangguan mata
Kelainan Meridian Hati :
 Nyeri pada sepanjang meridian
 Gangguan kelamin dan penglihatan
 Nyeri iga, nyeri ulu hati dan hernia
Lr 1
Dadun
(Ta Tun)
Lokasi :
Pada sisi ibu jari kaki sebelah dalam
Indikasi :
Pendarahan uterus, kencing darah, hernia, nyeri penis, ngompol
Lr 2
Xingjian
(Sing Cien)
Lokasi :
Pada lekukan jari kaki ke 1 dan 2 ( ibu jari no 1)
Indikasi :
Haid berlebih, sulit kencing, radang testis, mata kabur, pusing, menurunkan api pada hati, nyeri iga, susah tidur, anak stuip
Lr 3
Taichong
(Taicung)
Lokasi :
Di punggung kaki antara pangkal ruas tulang ibu jari dan jari kedua (Titik Yen).
Indikasi :
Pendarahan, mani encer, ngompol, hernia, sakit testis, sakit kepala, mulut miring, daerah iga sakit, sakit pinggang, hyper sex.
Lr 5
Ligou
(Likeu)
Lokasi :
5 cun di atas mata kaki dalam, sisi medial dari tibia/ tulang kering (Titik Luo)
Indikasi :
Gangguan mestruasi, pembengkakan testis, kencing tidak lancar, nyeri kaki sisi dalam.
Lr 8
Ququan
(Cicuen)
Lokasi :
Sisi dalam sendi lutut di antara dua urat (tendon)
Indikasi :
Nyeri haid, gangguan kencing, gatal alat kelamin luar, sakit testis (buah pelir), lutut bengkak, lemah syahwat
Lr 13
Zhangmen
(Cangmen)
Lokasi :
Pada ujung iga ke 11 di bagian samping badan (Titik Mu depan Limpa, Titik pertemuan Meridian Hati dengan Kandung Empedu dan Limpa)
Indikasi :
Sakit hati, iga sakit, perut kembung, sakit punggung dan pinggang, radang pankreas/limpa, mencret
Lr 14
Qimen
(Ci Men)
Lokasi :
Di bawah puting susu antara iga ke 6 dan 7 ( Titik Mu depan Hati)
Indikasi :
Radang hati, radang selaput dada, muntah-muntah, cekutan, nyeri syaraf iga
Titik penting pada Meridian Konsepsi(Ren)/Conception Vessel (CV)
CV 3
Zhongji
(Cungci)
Lokasi :
1 telapak tangan (4 cun) di bawah pusat (Titik Mu depan kandung kemih)
Indikasi :
Keputihan, pengeluaran darah haid yang berlebihan, beser mani, ngompol, impotensi, tertahannya urine di kandung kemih.
CV 4
Guanyuan
(Kuanyen)
Lokasi :
4 jari (3 cun) di bawah pusar/pusat (Titik Mu depan Usus Kecil dan Titik pertemuan 3 meridian Yin kaki dengan meridian Ren)
Indikasi :
Mandul, haid tak teratur, ngompol, kencing tidak normal, lemah syahwat.
CV 5
Shi Men
Lokasi :
3 jari (2 cun) di bawah pusat (Titik Mu depan tri pemanas)
Indikasi :
Pembengkakan badan, testis masuk ke rongga perut, mencret, Keputihan, haid tak teratur, nyeri pada alat kelamin, hernia, ngompol, kencing tidak normal, sakit perut bagian bawah.
CV 6
Qihai
(Cihai)
Lokasi :
2 jari (1,5 cun) di bawah pusat
Indikasi :
Gangguan haid, keputihan, ngompol, susah berak, sakit pinggang, wasir, sakit perut, alat gerak terasa dingin, perdarahan rahim, nyeri perut, hernia, konstipasi, haid tak teratur, keputihan, ejakulasi dini, diare, kelemahan umum, shock, kejang dalam pinggang dan lutut, penyakit kandungan
CV 12
Zhongwan
(Cungwan)
Lokasi :
1 telapak tangan (4 cun) di atas pusat (Titik Mu depan Lambung dan Titik pertemuan meridian San Jiao, Ren dan Lambung)
Indikasi :
Sakit lambung, muntah, asam lambung berlebihan, kembung, mencret, gangguan pencernaan, sering muntah saat hamil
CV 14
Ju Que
Lokasi :
Pertengahan antara CV 12 dengan tulang dada/6 cun di atas pusat (Titik Mu depan jantung)
Indikasi :
Nyeri ulu hati, ayan, cekutan, sulit menelan, kejang-kejang, lupa ingatan, nyeri daerah jantung dan dada, mual dan muntah dengan cairan asam, epilepsi, cegukan, nyeri lambung, muntah dan diare, asma, batuk, nyeri pada sisi-sisi dada
CV 17
Danzhong
(Cancung)
Lokasi :
Pertemuan anntara dua puting susu dengan garis tengah badan (Titik Mu depan Selaput Jantung)
Indikasi :
Nafas pendek, asma, setelah makan langsung muntah, nyeri dada, ASI kurang, ceguken, rasa tertekan di dada, nyeri daerah rusuk, mastitis, nyeri jantung, bengkakan dalam paru-paru, jantung berdebar.
CV 22
Tiantu
(Tientu)
Lokasi :
Tepat lekukan pangkal leher depan
Indikasi :
Nyeri tenggorokan, asma, tidak bisa bicara, batuk, nyeri tenggorokan, suara serak, cegukan, sesak nafas, bronkitis, amandel.
CV 24
Chengjian
(Cengcian)
Lokasi :
Lekukan pada bibir bawah
Indikasi :
Pembengkakkan muka, sakit gigi, gusi bengkak, kelumpuhan wajah, mulut mencong, air ludah berlebihan, sariawan, lupa ingatan, bronkitis, laringitis, lidah bengkak, asma.
Titik penting pada Meridian Gubernur (TU)/Governor Vessel (GV)
GV 1
Chang Qiang
Lokasi :
1 jari ujung bawah tulang ekor (Titik Luo , serta Titik pertemuam meridian istimewa Du dan Ginjal)
Indikasi :
Wasir (dubur melorot), pendarahan usus, sakit pinggang, diare, konstipasi, BAB berdarah, impoten, kedutan kronis, sembelit, beser.
GV 3
Yaoyangquan
(Yaoyangkuan)
Lokasi :
Di bawah ruas tulang pinggang ke 4
Indikasi :
Nyeri pinggang, kelumpuhan kaki, impotensi.
GV 4
Mingmen
Lokasi :
Di bawah ruas tulang pinggang ke 2, setinggi pusar
Indikasi :
Nyeri pinggang, impotensi, kencing nanah, radang ginjal kronis, kaku pada punggung, diare, ngompol lumbago, menstruasi tidak teratur, gangguan pencernaan, sakit kepala, sakit pada organ kelamin.
GV 14
Dazhui
(Tasui)
Lokasi :
Di bawah ruas tulang leher ke 7, setinggi pundak (Titik pertemuan ke 6 meridian Yang dengan Tu)
Indikasi :
Leher kaku, demam, malaria, sesak nafas, TBC, pilek, influensa, asthma broncial, epilepsi, muntah-muntah, kedutan pada punggung dan lengan atas, pusing, selesma kronis, dan penyakit dalam tulang belakang leher.
GV 20
Baihui
Lokasi :
Tepat di puncak kepala /ubun-ubun (Titik pertemuan meridian Kandung Kemih dan meridian istimewa Tu)
Indikasi :
Pusing, nyeri kepala, kepala terasa berat, wasir, diare kronis, epilepsi, pusing, vertigo, anemia, tekanan darah rendah dan penyakit tulang belakang leher.
GV 26
Renchong
(Rencung)
Lokasi :
Di bawah hidung di tengah bibir atas (Titik pertemuan meridian Usus Besar, Lambung dan Tu)
Indikasi :
Epilepsy, nyeri wajah, kejang pada anak, menyadarkan orang pingsan, kelumpuhan muka, nyeri pada pinggang dan tulang belakang, oedema wajah yang disebabkan angin dan kelengasan.
Titik penting pada Meridian Istimewa
Ex. HN 3
Yintang
Lokasi :
Pada pangkal hidung di pertengahan kedua alis sisi medial
Indikasi :
Pilek, hidung mampet, kepala pening
Ex. HN 5
Taiyang
Lokasi :
Dalam lekukan yang didapat pada perpotongan garis perpanjangan ujung alis dan sudut mata sebelah luar
Indikasi :
Pusing, migren, mata merah, kelopak mata bengkak
Ex. B 1
Dingchuan
(Cuce)
Lokasi :
0,5 cun kanan-kiri ruas tulang leher ke 7
Indikasi :
Batuk, sesak nafas
Ex. B 6
Yaoyi
Lokasi :
3 cun/4 jari lateral kanan-kiri ruas lumban 4 dan 5
Indikasi :
Nyeri pinggang, kram pada otot punggung.
Ex. UE 8
Wailaogong
(Wailakung)
Lokasi :
Di punggung tangan, d antara ujung ruas metacarpal 4 dan 3
Indikasi :
Telapak tangan terasa kaku, jari-jari tangan kaku sulit digerakkan.
Ex. UE 9
Baxie
(Pasiek)
Lokasi :
Di sela-sela jari-jari tangan kanan dan kiri, ada 8 titik
Indikasi :
Migren, sakit gigi, tangan bengkak.
Ex. LE 2
Heding
(Hauting)
Lokasi :
Di tengah-tengah batas atas tempurung lutut
Indikasi :
Nyeri lutut, tungkai lemas, kelumpuhan kaki.
Ex. LE 4
Neixiyang
Lokasi :
Lekukan lutut sisi medial
Indikasi :
Lutut bengkak, nyeri lutut, lutut tegang sulit dilipat.
Ex. LE 5
Xiyang
Lokasi :
Dalam sebuah lekukan di bawah patella/ tempurung
Indikasi :
Rematik pada lutut, tungkai bawah bengkak.
Ex. LE 6
Danang/ Lanwei
Lokasi :
2 cun/3 jari di bawah titik kandung empedu Gb 34 Yanglingquan
Indikasi :
Nyeri pada peradangan Usus Buntu (Apendekcitis Acuta)
Ex. LE 10
Bafeng
(Pafung)
Lokasi :
Di sela-sela jari kaki kiri dan kanan, ada 8 titik
Indikasi :
Beri-beri, bengkak punggung kaki, kutu airv